Tuesday, February 2, 2016

hati-hati Qnet, MLM adalah menipu dengan menjual member

http://firstclassmlm.com/2007/12/17/diagram-of-downline/

hari ini saya bersama herry, devi, dan teman saya cewek inisial DW setelah dari dealer cahaya sakti motor. kami ber empat akan mampir dulu ke rumah devi untuk bakar-bakar jagung lagi. tapi di tengah perjalanan DW yang sedang membonceng aku menerima telepon untuk segera datang ke polsek Ngrampal. DW meminta ku untuk mengantarkan ke Polsek Ngrampal dulu setelah berpamitan dengan Herry dan Devi. Lalu akan berniat untuk menyusul ke rumah Devi jika urusan selesai.

DW teman saya masuk ke polsek, sedangkan saya menunggu di luar duduk-duduk di minimarket sambil menikmati hujan yang deras. cukup lama kemudian DW muncul dan memintaku ikut masuk saja ke polsek. saat aku tanya. ada masalah serius katanya.

setelah sampai di sana. cukup banyak orang. ada apakah?

sedikit lama menguping pembicaraan ternyata yang di bicarakan adalah Qnet (di baca: Kyu net). dan ga tanggung-tanggung. korban nya ada sekitar 15 lebih.


saat saya sampai di sana saya coba saja bertanya-tanya. emang ini semua korban? ternyata iya. lalu pelaku nya di mana. pelaku nya 2 ekor sudah tertangkap. dan sedang berada di dalam ruangan interogasi. penipuan Qnet ga tanggung tanggung, ada yang kehilangan vixion, ada yang ke hilangan satria FU, ada yang kehilangan SAPI, ada juga yang kehilangan sertifikat, uang 8 juta, 3 juta. dan kebetulan teman saya DW kehilangan honda supra + STNK + BPKB nya hanya untuk ber investasi. weeeei??? tapi hebatnya, kasus ini harus di usut tuntas dan di handle kepala polsek nya yang langsung turun tangan.

ternyata pelakunya yang bernama sugeng, bertempat tinggal di Made, Sragen. sudah beberapa kali menginapkan cowok dan cewek di rumah nya. untuk di cuci otak dengan diagram-diagram yang menjanjikan

perjanjian Qnet yang menggiurkan

hati-hati, materai ini palsu

lalu setelah cukup lama proses ini dan berbelit-belit. anak buah Sugeng (namanya saya lupa) keluar dari ruang interogasi. dan anak buah si sugeng berbaju hitam ini cukup kooperatif. berbeda dengan Sugeng yang sangat tidak mau bekerja sama. cenderung tidak mau di salahkan. ngeles nya coooy. wedeeeew.....

anak buah Sugeng yang sudah kooperatif keluar dari ruang interogasi

dari pengakuan anak buah sugeng tersebut. dia mau mengantarkan untuk mengambil motor teman saya yang bernama DW, nah saya mendampingi DW disini, 2 polisi, dan anak buah Sugeng. jadi total 5 orang masuk ke dalam mobil.

naik ke mobil offroad nya pak polisi

cuaca kali ini memang cukup lama hujan nya, yah bagaimanapun juga hari ini motor tersebut harus di temukan... cukup jauh daerah nya. sekitar daerah Nguwer sragen lalu masuk-masuk ke dalam pedesaan. waktu kami kebanyakan termakan perjalanan dengan medan jalan berlubang.

mobil pak polisi yang nyaman walau jalan berlubang

tau-tau sudah gelap

lama akhirnya kami sampai di rumah pelaku, dan mengambil motor. di rumah pelaku adik dan ibu pelaku sempat kaget karena datang polisi. ibu pelaku juga sempat terisak memeluk pelaku sambil bilang "woalah le, le, di kandani ojo melu ngunu kuwi, ngeyel" (woalah, nak, nak, di nasehati jangan  ikut begituan, keras kepala)

cek kelengkapan, ternyata kurang STNK dan BPKB. tapi pelaku bilang STNK berada di tas nya yang sekarang di kantor polisi. dan BPKB nya lokasi ternyata sedang berada di jakarta. waktu akan saya kendarai tuh motor. ternyata mogok. setelah di engkol berkali-kali dan hidup. ternyata ban nya ikutan pake acara kempes segala. hadew.

jadi terpaksa tuh motor di naikan ke mobil polisi dan diangkut ke atas mobil. kebetulan polisi enggak bawa tali. dan minta tolong saya untuk memegangi motor di bak mobil polisi. hadew lagi hadew lagi...

kondisi bak belakang polisi pas lagi jalan, selfie dulu dong

gelap coy, jalan nya ndeso dan berlubang-lubang


encok megangin motor yang bergoyang-goyang di jalan berlubang. masih sempet selfie dulu

setelah penuh rintangan memegangi motor sambil hujan-hujanan (untung bawa jas hujan). sampai juga di kantor polisi ngrampal. encok coy... DW pun melanjutkan penyelesaian dengan membuat surat pernyataan dengan si pelaku, karena BPKB nya masih posisi di jakarta. tapi sugeng nya tetap aja tuh ngeles tidak mau di salahkan. orang nya cungkring, mukanya di melas-melasin. cuih!!! (lupa saya mau foto dia)

karena sudah dicariin orang tua ku tersayang dan di suruh pulang. akhirnya aku pamit dengan DW dan korban-korban lain nya beserta pihak kepolisian untuk pulang. DW masih belum menyelesaikan kasus jadi masih mau disitu. nanti pulangnya ikut temen nya yang cewek disitu (korban juga)


kerja bagus pak polisi dan kepala polsek

oh iya, saat pulang. mobil polisi tersebut juga ikut berangkat. katanya mau mencari vixion yang hilang (karena Qnet) lagi di daerah pedesaan. weih!!! semangat pak polisi. nah polisi begini nih yang saya cari-cari

2 comments:

Yin And Yang Yin Yang